Discovery Updates :
RSS Update

Penghabisan Partai Komunis Surabaya

Orang yang memerintahkan eksekusi Tan Malaka disebutkan dalam dokumen rahasia AS. Wali Kota Surabaya membebaskan pegawai pemerintah dari unsur PKI sampai ke tingkat RT.

Tentara menangkap seorang tersangka anggota PKI. Inset: Kolonel Sukotjo, Walikota Surabaya (1965-1974).

Cuma dalam hitungan hari, semenjak Gerakan 30 September( G30S) 1965 meletus, nasib Partai Komunis Indonesia berganti ekstrem. Anggota serta simpatisannya diuber- uber tentara serta massa buat dibersihkan. Propaganda anti- PKI juga dilancarkan ke bermacam kota, tercantum Surabaya.

Pada 31 Oktober 1965, Mayor Basuki Rahmat, komandan Batalyon 16 Brigade Ronggolawe Divisi Jawa Timur, menghasilkan edaran yang menyamakan G30S dengan pemberontakan Madiun tahun 1948.

“ Gambar- gambar besar menimpa keadaan badan keenam jenderal yang wafat dipasang di sudut- sudut kota, dengan penjelasan kalau Gestapu serta Madiun merupakan sama,” tulis telegram bernomor 164 yang dikirim bertepatan pada 4 November 1965 dari Konsulat AS di Surabaya ke Kedubes AS di Jakarta. Sebutan Gestapu ataupun Gerakan September 3 Puluh merupakan upaya psywar dari tentara buat membandingkan G30S dengan Gestapo ataupun dinas polisi rahasia Nazi- Jerman masa Adolf Hitler.

Di Surabaya, bagi Antonius Sumarwan dalam Menyeberangi Sungai Air Mata: Cerita Tragis Tapol‘ 65 serta Upaya Rekonsilias, aksi diawali pada 16 Oktober 1965 dengan pawai akbar serta aksi terorganisir buat menghancurkan serta membakar kantor Comite Wilayah Besar PKI di Jalur Pahlawan.

“ Setelah itu walikota sedangkan, Kolonel Sukotjo, mensterilkan staf pemerintahan, Rukun Kampung( RK) serta Rukun Orang sebelah( RT) dari faktor PKI. Penculikan serta pembantaian dilaksanakan oleh kelompok agama,” tulis Sumarwan.

Sukotjo, komandan Kodim 0830/ Kota Surabaya, mengambil alih Moerachman selaku walikota Surabaya yang ditangkap sebab mempunyai ikatan dengan PKI.“ Penjelasan yang terdapat mengatakan meski dia bukan PKI, namun mempunyai ikatan yang dekat dengan partai yang pada Pemilu 1955 ini mendapatkan suara paling banyak di Kota Surabaya,” tulis Sarkawi B. Husain dalam Negeri di Tengah Kota: Politik Representasi serta Simbolisme Perkotaan: Surabaya, 1930- 1960.

Sukotjo lahir di Tulungagung pada 1921 serta bersekolah di HIS, MULO, serta AMS. Karier militernya diawali dengan jadi anggota Pembela Tanah Air( Peta) pada masa pendudukan Jepang. Pada 1949, ia jadi staf dalam Kompi Dekking Komando Brigade S dari Batalyon Sabirin setelah itu jadi Batalyon Sikatan di dasar Soekadji Hendrotomo. Kompi ini bertugas di wilayah Gunung Wilis, Jawa Timur.

Pada 19 Februari 1949, Sukotjo serta anak buahnya yang berjaga di Desa Selopanggung, Kediri, menangkap seorang yang setelah itu dikenali selaku Tan Malaka.“ Sukotjo membutuhkan sedikit waktu saat sebelum mengambil keputusan: Tan Malaka seseorang komunis yang beresiko, yang terhadapnya wajib diberlakukan hukuman militer. Sukotjo membagikan perintah, serta orang yang ditugasi menembak merupakan Suradi Tekebek,” tulis Harry A. Poeze dalam Tan Malaka, Gerakan Kiri serta Revolusi Indonesia jilid IV.

Tidak hanya mensterilkan staf pemerintahan Kota Surabaya dari faktor PKI sampai ke tingkatan RT, Sukotjo pula berupaya merendahkan harga beras. Pada 22 November 1965, semacam ditulis dalam telegram no 183 yang diterima Kedubes AS di Jakarta pada 26 November 1965, Sukotjo memerintahkan kepada segenap pengusaha Tionghoa yang berbisnis beras buat membuka toko serta merendahkan harga sampai 30 persen. Sebagian hari tadinya, banyak toko kepunyaan Tionghoa tutup lantaran tersebar berita kalau bertepatan pada 17 serta 18 November 1965 hendak tiba serbuan dari Ansor, organisasi sayap pemuda Nahdlatul Ulama.

Pasukan dari Angkatan Darat di Kota Surabaya pula meningkat. Pada 20 November 1965, Batalyon 507 ataupun diketahui selaku Batalyon Sikatan dari Divisi Brawijaya berlabuh di pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

“ Batalyon ini hendak digunakan buat‘ penumpasan Gestapu’ di Jawa Timur,” tulis telegram no 183 yang jadi bagian dari 39 dokumen rahasia AS yang sudah dideklasifikasi.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama