Ditemukannya Dokumen Saham milik VOC

Sertifikat saham VOC baru-baru ini ditemukan di Amsterdam. Pemiliknya adalah pedagang rempah-rempah dan ikan haring.

Dokumen Saham Tertua milik VOC.

Kantor Arsip Amstedam menemukan sebuah saham unik VOC (Vereenigde Oost-Indische Compagnie, Kumpeni) (andeel, share) tertanggal 6 Oktober 1606. Ini adalah salah satu dari dua saham VOC tertua yang diterbitkan di Amsterdam, kata peneliti Harmen Snel kepada harian Belanda de Volkskrant.

Sertifikat saham 600 gulden ini dibeli pada tanggal 6 Oktober 1606 oleh Theunis Jansz, seorang penjual rempah-rempah yang kemudian menjual ikan haring dan menetap di Vrouwensteeg (sebuah gang kecil antara Damrak dan Nieuwendijk, Amsterdam tengah). Pada tahun-tahun pertama, ia memperoleh bunga 10 persen, menurut Harmen Snel. Sekarang saham tersebut akan berharga 10 ribu euro, sekitar Rp. 160 juta.

Pada tahun 1602 VOC memperoleh izin untuk berdagang ke Hindia Timur, tetapi Kumpeni masih membutuhkan banyak dana sebelum mereka benar-benar dapat melakukan pelayaran. Mulai 1 Agustus 1602 pihak swasta dapat membeli saham VOC. Pembelinya mencapai 1.143 orang, termasuk Theunis Jansz.

Dana investasi yang masuk dicatat dalam daftar pemegang saham dan pembeli menerima bukti pembayaran yang disebut resipise. Dokumen yang baru ditemukan ini disebut resipise. Karena partisipasi swasta dalam VOC dapat dialihkan dan bahkan dijual, orang menganggapnya sebagai bentuk awal dari suatu bagian.

Dan memang saham Theunis Jansz itu kemudian dimiliki oleh beberapa orang. Sebagai warisan, dokumen ini diturunkan ke empat generasi hingga akhirnya dimiliki oleh Agnietje Nagel, seorang gadis yatim piatu dan oleh karena itu dikelola oleh sebuah panti asuhan bernama Weeskamer (secara harfiah berarti kamar yatim piatu).

Weeskamer adalah kantor kota Amsterdam yang mengurus warisan yang diterima oleh anak-anak yatim piatu sampai mereka dewasa dan dapat mengurus sendiri harta itu. Agnietje juga memiliki rumah di kawasan elit Herengracht yang membutuhkan biaya perawatan yang besar. Oleh karena itu, pada tahun 1739 saham VOC dijual.

Sebelumnya, di Arsip Amsterdam, sertifikat saham VOC tertua telah ditemukan. Namun, setelah diumumkan pada tahun 1979, surat saham tersebut menghilang dari arsip dan diedarkan sebagai barang dagangan. Pada tahun 2010 di Westfries Archief, kota Hoorn, ditemukan stok VOC. Dengan demikian, surat saham yang ditemukan minggu lalu di Amsterdam itu merupakan saham VOC tertua kedua yang ada di Belanda saat ini.

Sertifikat saham yang baru ditemukan akan dipamerkan di Arsip Amsterdam dari tanggal 6 hingga 18 Oktober 2015.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama